Minggu, 09 Februari 2014

Markis Kido



Nama Lengkap : Markis Kido
Alias : No Alias
Profesi : -
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : Sabtu, 11 Agustus 1984
Zodiac : Leo
Hobby : Sepakbola
Warga Negara : Indonesia

Markis Kido adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia. Ia adalah kakak kandung dari Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet yang juga penghuni pelatnas Cipayung. Bona merupakan pemain ganda putra yang berpasangan dengan Mohammad Akhsan sedangkan adiknya Pia adalah pemain ganda campuran yang saat ini berpasangan dengan Fran Kurniawan.

Anak dari (alm.) Djumharbey Anwar dan Yul Asteria Zakariaia ini berpasangan dengan Hendra Setiawan dan menduduki peringkat pertama dunia IBF untuk ganda putra. Mereka adalah pasangan andalan Indonesia setelah pensiunnya pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan meredupnya pasangan Luluk Hadianto/Alvent Yulianto Chandra.

Markis Kido bersama pasangannya Hendra Setiawan berhasil meraih Juara dunia tahun 2007 dan meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008 untuk cabang bulu tangkis ganda putra. Dalam laga SEA Games 2011, sayangnya pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan harus dikalahkan oleh adiknya sendiri di final dengan pasangannya Mohammad Ahsan/Bona Septano, sehingga Kido dan Hendra hanya berhasil memboyong perak untuk Indonesia.

Hendra Setiawan


HENDRA SETIAWAN

Nama Lengkap : Hendra Setiawan
Alias : No Alias
Profesi : -
Tempat Lahir : Pemalang, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : Sabtu, 25 Agustus 1984
Zodiac : Virgo
Hobby : Musik
Warga Negara : Indonesia

Ayah : Ferry Yugianto
Ibu : Kartika Christyaningrum
Istri : Sandiani Arief


Hendra Setiawan adalah salah satu pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia. Saat ini ia berpasangan dengan Markis Kido dan menduduki peringkat ke-2 dunia IBF untuk ganda putra.

Gelar yang pernah didapat oleh putra pasangan Ferry Yugianto dan Kartika Christyaningrum ini adalah juara dunia 2007 di Malaysia, juara China Super Series 2007 dan Hongkong Super Series 2007. Di tahun 2008, pasangan Kido/Setiawan juga menjadi juara di Malaysia Super Series.

Dalam laga SEA Games 2011, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan dikalahkan oleh adik dari Markis Kido di final dengan pasangannya Mohammad Ahsan/Bona Septano, sehingga Kido dan Hendra hanya berhasil memboyong perak untuk Indonesia. Kemudian di laga terbaru Hendra bersama pasangan mainnya, yaitu Macau Open 2011, jalan kemenangan mereka juga harus berhenti di babak kuarter final setelah berhadapan dengan pasangan dari Indonesia Alvent Yulianto/Hendra Gunawan.

Hendra mengakhiri masa lajangnya dengan kekasihnya yang bernama Sandiani Arief pada 9 Oktober 2011 lalu. Hendra mengaku mereka berdua hanya sempat berbulan madu ke hotel lantaran Hendra masih harus sibuk turun ke lapangan untuk mengikuti kejuaraan bulu tangkis.
Duet Hendra dengan Kido lantas berakhir. Setelah memutuskan berpisah dengan Markis Kido, Hendra Setiawan yang kembali ke pelatnas Cipayung akan dipasangkan dengan Muhammad Ahsan. Dari segi usia, Hendra tidak terlampau jauh dengan Mohammad Ahsan dan diharapkan keduanya dapat berprestasi lebih baik lagi. Bahkan, keduanya dianggap memiliki peluang untuk tampil di Olimpiade 2016.

Hendra bersama Mohammad Ahsan meraih gelar juara dunia ganda putra untuk pertama kali di final BWF World Championships 2013 yang digelar di China. Meski menyabet gelar juara dunia, ia mengaku tidak berambisi mengejar peringkat nomor satu dunia. Yang terpenting adalah memberi penampilan terbaik saat bertanding mewakili Indonesia. Atas prestasinya ini, pasangan Hendra dan Ahsan berhasil melesat ke pringkat dua dunia dari ranking lima.

Susi Susanti



Susi Susanti


Nama Lengkap : Susi Susanti
Alias : Lucia Francisca Susi Susanti | Wang Lian Xiang | Pengantin Olimpiade | Super Susy
Profesi : -
Agama : Kristen
Tempat Lahir : Tasikmalaya, Jawa Barat
Tanggal Lahir : Kamis, 11 Februari 1971
Zodiac : Aquarius
Warga Negara : Indonesia

Suami : Alan Budikusuma
Anak : Lourencia AverinaAlbertus EdwardSebastianus Frederick
Lucia Francisca Susi Susanti atau yang lebih dikenal dengan nama Susi Susanti adalah salah satu pemain bulu tangkis putri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Perempuan kelahiran Tasikmalaya ini menyukai permainan bulu tangkis sejak duduk di bangku SD. Karena dukungan orang tuanya, ia pun memulai karier bulu tangkis di klub milik pamannya, PB Tunas Tasikmalaya. Setelah berlatih selama 7 tahun di sana dan memenangkan kejuaraan bulu tangkis tingkat junior, pada tahun 1985 ketika Susi menginjak kelas 2 SMP, ia pindah ke Jakarta untuk lebih serius menjalani dunia bulu tangkis.

Di Jakarta, Susi tinggal di asrama dan bersekolah khusus untuk atlet. Pergaulannya terbatas dengan sesama atlet dan jadwal latihannya pun sangat padat. Enam hari dalam seminggu, Senin sampai Sabtu mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 11.00, kemudian dilanjutkan dari pukul 15.00 sampai pukul 19.00. Peraturan tentang makan, jam tidur sampai tentang pakaian sangat ketat. Ia tidak diperbolehkan menggunakan sepatu dengan hak tinggi untuk menghindari kemungkinan cedera kaki. Di hari Minggu, Susi lebih memilih untuk beristirahat karena lelah daripada jalan-jalan ke mall.

Pada awal kariernya di tahun 1989, Susi sudah berhasil menjadi juara di Indonesian Open. Selain itu, berkat kegigihan dan ketekunannya, Susi berhasil turut serta menyumbangkan gelar Piala Sudirman pada tim Indonesia untuk pertama kalinya dan belum pernah terulang sampai saat ini. Ia pun mulai merajai kompetisi bulu tangkis wanita dunia dengan menjuarai All England sebanyak empat kali (1990, 1991, 1993, 1994) dan menjadi Juara Dunia pada tahun 1993.

Puncak karier Susi bisa dibilang terjadi pada tahun 1992 ketika ia menjadi juara tunggal putri cabang bulu tangkis di Olimpiade Barcelona. Susi menjadi peraih emas pertama bagi Indonesia di ajang olimpiade. Uniknya, Alan Budikusuma yang merupakan pacarnya ketika itu, juga berhasil menjadi juara di tunggal putra, sehingga media asing menjuluki mereka sebagai "Pengantin Olimpiade", sebuah julukan yang terjadi menjadi kenyataan pada 9 Februari 1997.

Susi kembali berhasil meraih medali, kali ini medali perunggu pada Olimpiade 1996 di Atlanta, Amerika Serikat. Selain itu, Susi juga menorehkan prestasi dengan merebut Piala Uber tahun 1994 dan 1996 bersama tim Uber Indonesia. Puluhan gelar seri Grand Prix juga berhasil ia raih sepanjang karirnya.

Susi dikenal sebagai pemain bulu tangkis yang tenang dan tanpa emosi ketika bertanding meskipun ia telah telah tertinggal jauh dari lawannya. Semangat Susi yang pantang menyerah juga selalu berhasil membuat para pendukungnya yakin bahwa Susi pasti akan berhasil.

Susi pensiun di usia 26 tahun setelah ia menikah dengan pemain bulu tangkis tunggal putra, Alan Budikusuma. Ia dan Alan memulai kehidupan dari nol lagi, karena pemerintah dinilai kurang memperhatikan kesejahteraan para mantan atlet. Ia pun mengaku tidak akan mengizinkan ketiga anaknya untuk terjun di dunia bulu tangkis maupun cabang olahraga yang lain, mengingat nasib beberapa mantan atlet yang diabaikan oleh pemerintah.

Salah satu usaha Susi adalah sebuah toko di ITC Mega Grosir Cempaka Mas yang menjual berbagai macam pakaian asal Cina, Hongkong dan Korea, serta sebagian produk lokal. Usaha ini dilakoninya sambil melaksanakan tugas utamanya sebagai ibu dari 3 orang anak, Lourencia Averina, Albertus Edward, dan Sebastianus Frederick. Selain itu, Susi bersama Alan mendirikan Olympic Badminton Hall di Kelapa Gading sebagai gedung pusat pelatihan bulu tangkis. Mereka berdua juga membuat raket dengan merek Astec (Alan-Susi Technology) pada pertengahan tahun 2002.

Kini Susi dan Alan menjalani hari-harinya bersama ketiga anak mereka di rumah yang terletak di Komplek Gading Kirana, Jakarta Utara. Mereka masih rutin bermain bulutangkis sampai saat ini, minimal dua kali seminggu untuk menjaga kondisi.

Adriyanti Firdasari




Adriyanti Firdasari adalah pemain bulu tangkis tunggal putri Indonesia. Pemain bulu tangkis kelahiran Jakarta ini dikenal memiliki gerakan yang lincah dan sering membuat drop shoot yang mematikan bagi lawannya. Firda pun telah memperkuat tim nasional bulu tangkis Indonesia sejak tahun 2004. Pada turnamen Piala Uber 2008 lalu di Jakarta, dia menjadi tunggal kedua putri setelah Maria Kristin Yulianti.

Mulai tahun 2009, karier Firda terus mengalami peningkatan, mulai dari Ronde 1 Jepang Terbuka Super Series di mana dia mengalahkan pemain nomor satu dunia, Zhou Mi dari Hong Kong. Kemudian di Perancis Terbuka Super Series dengan mengalahkan sekaligus membalas kekalahannya pada Juara Denmark Super Series, Tine Rasmussen.
Namun pada bulan Desember, di SEA Games 2009 Vientiane, Laos, Firda tidak bisa menyumbangkan medali bagi Indonesia, setelah dikalahkan tunggal putri muda Thailand yang masih berumur 14 tahun, Ratchanok Inthanon. Kemudian di laga SEA Games 2011, Firda juga gagal merebut emas karena dikalahkan oleh tunggal putri Singapura, Fu Mingtian.

Meskipun di Piala Uber 2010 lalu Firda hanya mampu menjadi semifinalis, namun untuk Piala Uber 2012 berikutnya nama Firda dimasukkan ke dalam nominasi pemain bulu tangkis tunggal putri dan diharapkan untuk bisa memaksimalkan permainannya.
Firda juga salah satu pemain yang mempunyai skill yang bagus, permainan yang bagus dan bervariasi, meskipun sering gagal dalam menjuarai Turnamen tetapi Firda selalu menunjukkan permainan terbaiknya, keuletannya dan semangat juang yang luar biasa di dalam pertandingan.
Dia juga mendapat kesan yang mendalam saat bertanding di Denmark Open. Dia sangat salut dengan suporter di sana. Menurut Firda, suporter di Denmark sangat menghargai atlet-atlet yang sedang berjuang di lapangan. Firda juga menambahkan bahwa hal ini sangat kontras dengan fan bulu tangkis di Indonesia. Dia menambahkan saat atlet Indonesia hanya dipuja saat juara dan dicaci maki ketika kalah.


Mulai tahun 2009, karier Firda terus mengalami peningkatan, mulai dari Ronde 1 Jepang Terbuka Super Series di mana dia mengalahkan pemain nomor satu dunia, Zhou Mi dari Hong Kong. Kemudian di Perancis Terbuka Super Series dengan mengalahkan sekaligus membalas kekalahannya pada Juara Denmark Super Series, Tine Rasmussen.
Namun pada bulan Desember, di SEA Games 2009 Vientiane, Laos, Firda tidak bisa menyumbangkan medali bagi Indonesia, setelah dikalahkan tunggal putri muda Thailand yang masih berumur 14 tahun, Ratchanok Inthanon. Kemudian di laga SEA Games 2011, Firda juga gagal merebut emas karena dikalahkan oleh tunggal putri Singapura, Fu Mingtian.

Meskipun di Piala Uber 2010 lalu Firda hanya mampu menjadi semifinalis, namun untuk Piala Uber 2012 berikutnya nama Firda dimasukkan ke dalam nominasi pemain bulu tangkis tunggal putri dan diharapkan untuk bisa memaksimalkan permainannya.
Firda juga salah satu pemain yang mempunyai skill yang bagus, permainan yang bagus dan bervariasi, meskipun sering gagal dalam menjuarai Turnamen tetapi Firda selalu menunjukkan permainan terbaiknya, keuletannya dan semangat juang yang luar biasa di dalam pertandingan.
Dia juga mendapat kesan yang mendalam saat bertanding di Denmark Open. Dia sangat salut dengan suporter di sana. Menurut Firda, suporter di Denmark sangat menghargai atlet-atlet yang sedang berjuang di lapangan. Firda juga menambahkan bahwa hal ini sangat kontras dengan fan bulu tangkis di Indonesia. Dia menambahkan saat atlet Indonesia hanya dipuja saat juara dan dicaci maki ketika kalah.

Contoh Daftar Wawancara KTI


1.                  Menurut Anda apakah perubahan perilaku selalu disebabkan oleh pergaulan? Mengapa?
2.                  Bagaimana cara Anda untuk membedakan antara  pergaulan yang positif dan pergaulan yang negatif?
3.                  Menurut Anda apakah bergaul dengan siswa berprestasi dapat mempengaruhi perilaku Anda? Mengapa?
4.                  Bagaimana cara Anda menghindari pergaulan negatif seperti ajakan merokok oleh teman?
5.                  Menurut Anda apakah bergaul dengan siswa yang dianggap nakal selalu identik dengan pergaulan negatif? Mengapa?
6.                  Menurut Anda,dalam bergaul apakah harus dengan siswa yang dianggap berprestasi saja? Mengapa?
7.                  Menurut Anda,  apakah kita harus mendapatkan persetujuan orang tua jika bergaul dengan seseorang yang baru dikenal? Mengapa?
8.                  Menurut Anda apakah baik atau buruknya siswa tergantung dari pergaulannya? Mengapa?
9.                  Jika sekarang banyak pergaulan yang negatif, apakah itu juga berpengaruh bagi Anda? Mengapa?

Contoh Pertanyaan Angket KTI


1.      Apakah Andahanya bergaul dengan teman satu sekolah saja?
A.Ya                             B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
2. Apakah Anda termasuk siswa yang pandai bergaul?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
3. Apakah pergaulan itu menguntungkan bagi Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
4. Apakah pergaulan itu merugikan bagi Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
5. Apakah Anda bisa hidup tanpa bergaul?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
6. Apakah bergaul merupakan suatu  kebutuhan bagi Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu   
7. Apakah Anda bangga apabila pergaulan Anda sangat luas?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
8. Apakah Anda bisa membedakan pergaulan positif dan negatif?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
9. Apakah pergaulan Anda sekarang sudah termasuk positif?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
10.Apakah teman Anda sering mengajak anda untuk merokok?  
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
11.Apakah Anda sering menerima ajakan teman anda untuk merok?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
12.Apakah Anda sering merokok dengan teman?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
13.Apakah perilaku Anda terbentuk karen pengaruh pergaulan?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
14.Apakah Anda selalu selektif dalam bergaul?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
15.Apakah orang tua Anda selalau membatasi pergaulan Anda di luar sekolah?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
16.Apakah bergaul dengan orang lebih dewasa dapat mempengaruhi perilaku Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
17.Apakah bergaul dengan siswa berprestasi dapat merubah perilaku Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
18.Apakah bergaul dengan siswa yang kurang motivasi belajar dapat merubah perilaku Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
19.Apakah bergaul dengan teman yang mematuhi tata tertib dapat merubah perilaku Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu
20.Apakah lingkungan sekitar tempat tinggal dapat mempengaruhi perubahan perilaku Anda?
A.Ya                           B.Tidak                                   C.Ragu-ragu

Contoh Kata Pengantar Pada KTI


KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur penulis kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayahNya sehingga Karya Tulis yang berjudul “Pengaruh Pergaulan terhadap Perilaku Siswa SMP Negeri 20 Malang“ ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.
            Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari pergaulan terhadap perilaku siswa, dan  memberi tips-tips supaya siswa SMP Negeri 20 Malang tidak terjerumus pada pergaulan yang negatif atau yang merugikan.
Tak lupa penulis ucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dra Tutut Sri Wahyuni,M.M.Pd.selaku kepala sekolah SMP Negeri 20 Malang yang telah mengesahkan karya tulis ini, Ibu Dra Rubiati, S.Pd  yang telah membimbing dan membina kami selama proses pembuatan karya tulis ini, para Narasumber yaitu Ibu Nurul sri rejeki dan Dedi Ari Sandi yang telah berupaya membantu terselesainya karya tulis ini, kedua orang tua yang telah memberi dorongan hingga dapat menyelesaikan karya tulis, teman-teman yang telah membantu selesainya karya tulis ini , serta semua pihak yang telah membantu dan mendukung penyusunan karya tulis ini yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, semoga segala bantuan yang diberikan kepada penulis mendapat imbalan yang layak dari Allah SWT.

Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih belum sempurna, Oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi sempurnanya karya tulis yang akan datang.
Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi para pembaca.

Malang,6 Januari 2014
           
Penulis

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hostgator Discount Code